Minggu, 24 November 2013

Manga

Tips Memulai Menggambar Manga atau Komik 


contoh komik sederhana

 Berikut adalah sedikit tips & langkah-langkah yang perlu diambil ketika kita mulai menggambar manga/komik.

1. Langkah pertama mulailah mencari referensi buku komik yang akan digambar, karena mencontoh gambar termasuk gambar kartun yang sudah ada lebih mudah daripada harus membuat gambar atau lukis gambar sendiri.


2. Sebelum kita mulai lukis gambar siapkan peralatan gambar terlebih dahulu kertas kosong, pensil dan penghapus. Nah.. kalau semuanya sudah siap mari kita mulai menggambar.

3. Mulai melukis gambar kartun wajah salah satu tokoh komik favorit Anda dengan cara perlahan-lahan. Sekedar saran gambarlah tokoh komik yang kira-kira mudah untuk di gambar misalnya Doraemon atau Sincan.

4. Gambarlah dengan perlahan-lahan (lukis kartun perlahan) dan tidak perlu khawatir bila hasil gambarnya tidak mirip dengan komiknya, namanya juga baru belajar menggambar.

5. Usahakan dalam setiap menggambar wajah dari tokoh komik / lukis kartun tsb dilakukan sampai selesai. Gambarlah wajah tokoh komik tersebut secara berulang-ulang sehingga kira-kira mirip dengan di komiknya.

6. Kemudian gambar tokoh komik tersebut tanpa harus melihat buku komik. Mungkin gambar yang dihasilkan tidak mirip dengan aslinya, jadi teruslah belajar melukis, ada yang ikut les melukis tapi tergantung pribadi masing-masing. Namun yang paling penting anda sudah mengetahui ciri-ciri khusus pada gambar tokoh komik tersebut.

7. Gambarlah wajah tokoh tersebut dalam posisi yang berbeda, misalnya gambar dari arah samping atau depan. Lakukan hal ini berulang-ulang, kemudian gambar tokoh komik tersebut tanpa harus melihat buku komik.Semakin sering latihan melukis semakin bagus dan bisa seperti belajar di sanggar lukis, kursus melukis, les melukis.


8. Sebagai catatan, jangan dulu berpindah untuk menggambar tokoh komik yang lain, karena itu akan merusak konsentrasi anda dalam menggambar. Ini bisa juga diterapkan di les melukis, belajar melukis.

9. Jika Anda sudah dapat menggambar wajah tanpa harus melihat buku komik. Belajar di sanggar melukis bisa saja menerapkan hal seperti ini. Selanjutnya cobalah untuk mengganti ekspresi wajah tokoh komik tersebut, misalnya gambar ekspresi wajah yang sedang marah, sedih atau ekspresi wajah gembira.

10. Ikuti langkah demi langkah point-point yang ada diatas. Mungkin dengan sering belajar melukis sendiri, kemampuan kita bisa sama bahkan bisa melebihi di tempat sanggar lukis, kursus melukis, les melukis, dll.

Cara membuat komik

• Tentukan tema

• Tentukan alurmu sendiri!

• Buat tokoh sesuai tema

• Buat episode dengan konsisten!

• Ayo bikin name!

• Ayo bikin name! (pembagian panel)

• Inilah peralatan membuat komik!

• Cara memakai pen

• Mengisi dengan pen

• Background sangat penting!


Tentukan tema :

Tentukan sifatnya seperti apa, bagaimana hubungannya dengan tokoh utama. Lalu bagaimana tokoh utamanya, apa yang ingin disampaikan melalui cerita itu. Apa temanya apa pesannya, 


Tentukan alurmu sendiri! :

Setelah menentukan tema, buatlah cerita yang lebih rinci. Contoh : tema : pemeran utama berkemang setelah sehat. Plot adalah inti cerita, kalau sudah membuat plot yang sesuai ceritanya akan melebar.


Buat tokoh sesuai tema :

Sesudah buat plot, sekarang bikin tokohnya! Tokohnya harus sesuai dengan cerita. Kalau ragu pikirkan terus, baru gambar jangan turuti kemauan saja!

contoh : tokoh utama : akane, sifat : ... blablabla dan seterusnya. Yang paling penting adalah sifat tokoh yang mirip dengan mayoritas pembaca. Jangan lupa pembagian peran!


Buat episode dengan konsisten!

Sekarang sudah bisa mengembangkan cerita. Bagilah cerita jadi beberapa bagian penting. Yang penting harus jaga konsistensi cerita! Kerangka cerita!(maksudnya?) pokonya buatlah konflik semenarik mungkin. Para pembaca melihat kelebihan tokoh utama bukan lagi kelemahannya. Inilah plot yang sempurna!


Ayo bikin name!

Bikin panel dan dialog sebelum menggambar. Memang susah kalau bikin panel diatas kertas kosong. Contoh : “ingin ke salon” miiko : wah rambut yukko dipotong ya? Yukko : iya, tidak cocok ya? Dan seterusnya, buat dulu dialognya tulis sampai akhir cerita. Lalu bagi bagi dialog perhalaman. Kalau jumlah halaman tidak sesuai , dialognya bisa dikurangi atau ditambah. Jangan sampai mengulangi episode yang sama! Kalau sudah selesai dengan skenario saatnya bikin panel! Harus konsentrasi penuh saat membuatnya. Boleh juga belajar bikin skenario dari film atau buku.

sekian semoga bermanfaat yoo..:)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar